Indikator
  • Undercontruction
Opini

Gempa Lombok: Bencana Lokal atau Nasional?

Home / Opini / Gempa Lombok: Bencana Lokal atau Nasional?
Gempa Lombok: Bencana Lokal atau Nasional? KHAIRUL FAHMI Pemerhati masalah pertahanan dan keamanan ISESS. Putera Lombok, berdomisili di Jakarta. (FOTO: Istimewa)

BIMATIMES, LOMBOK – Hari ini bersama rekan-rekan #temannyawisatawan, saya menengok kawasan yang paling terdampak bencana gempa Lombok, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kecamatan Tanjung, pusat pemerintahan dan perdagangan di kabupaten termuda di NTB ini berjarak sekitar 81 km dari ibukota provinsi, Mataram.

Kami memilih jalur barat menyusur pantai. Sepanjang perjalanan, pemandangan pantai yang cantik tak lagi mampu memesona. Bangunan yang tak lagi utuh, rumah-rumah warga yang porak poranda rata dengan tanah, terlalu menusuk hati.

Dalam perjalanan, tak terhitung beberapa kali kami berpapasan dengan ambulan. Entah mengangkut apa. Bisa jenazah, bisa juga korban luka berat yang harus dievakuasi untuk mendapat perawatan lebih memadai di Mataram.

Lalu lintas siang tadi cukup padat. Tak jarang terhenti cukup lama. Hari ini sepertinya arus bantuan untuk para korban mulai meningkat. Terutama yang dikirim para dermawan dan relawan kemanusiaan dari luar pulau.

Menjelang magrib, kami tiba di Tanjung. Sebagian besar kawasan masih gelap gulita. Lapangan luas di pusat kota, dipenuhi tenda-tenda besar untuk para pengungsi. Di sini pula, posko utama penanggulangan bencana didirikan.

Toko-toko di sekeliling lapangan, tak satupun yang buka. Begitu juga warung makan. Padahal di hari-hari sebelum bencana datang, Tanjung selalu beraroma ikan laut. Kota ini terkenal dengan menu sate ikannya yang lezat. Penjualnya bertebaran di berbagai sudut.

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com