Indikator
  • Undercontruction

Pengamat Sosial Politik M16: Gubernur NTB Terpilih akan Dilantik Tepat Waktu

Home / Politik / Pengamat Sosial Politik M16: Gubernur NTB Terpilih akan Dilantik Tepat Waktu
Pengamat Sosial Politik M16: Gubernur NTB Terpilih akan Dilantik Tepat Waktu Direktur Lembaga Kajian Sosial Politik M16, Bambang Mei Finarwanto (kanan). (FOTO: Istimewa)

BIMATIMES, MATARAM – Direktur Lembaga Kajian Sosial Politik M16 Bambang Mei Finarwanto meyakini pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah akan dilantik sesuai jadwal yang ditetapkan KPU  yakni 17 September 2018 mendatang.

Menurut Didu sapaan akrab Bambang Mei Finarwanto, hal tersebut agar pemimpin baru  NTB itu dapat  segera menyongsong dan melaksanakan program pembangunan sesuai Renstra untuk lima tahun kepemimpinannya . 

Didu menilai, adanya wacana pengunduran jadwal pelantikan  pemimpin daerah NTB  dengan menugaskan Plt hanya beberapa hari tidak efektif, kecuali ada kejadian force majeur disatu daerah tersebut. 

Meskipun demikian, lanjut Didu, jika terjadi skenario pengunduran jadwal  pelantikan serentak gubernur dan wakil gubernur sebagaimana yang diutarakan oleh Mendagri pertimbangan tehnis dan taktis. 

"Cuma kalau dalam hitungan hari dari 17 September sampai dengan 27 September terkesan tanggung," ujar Didu, kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Minggu (9/9/2018).

Ia menambahkan, saat ini masyarakat menunggu gebrakan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dalam merealisasikan janji-janji politik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat NTB.

"Ya, 17 September 2018 merupakan momentum yang ditunggu oleh masyarakat NTB untuk menilai kinerja pemimpin daerah yang baru untuk 100 hari pertama," ucapnya. 

Didu memandang, tugas dan tantangan pemimpin baru NTB lebih kompleks dan multi dimensional ditambah lagi memulihkan kondisi  masyarakat yang terkena dampak gempa yang membutuhkan perhatian ekstra.

"Supaya tidak bias tafsir, sebaiknya jadwal pelantikan Gubernur NTB terpilih sesuai tempory saja yakni 17 September 2018 mendatang," tandas Didu, Direktur Lembaga Kajian Sosial Politik M16. (*)

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com