Indikator
  • Undercontruction

Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Diprediksi Bisa Mengurai Kemacetan Hingga 50 Persen

Home / Peristiwa - Daerah / Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Diprediksi Bisa Mengurai Kemacetan Hingga 50 Persen
Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Diprediksi Bisa Mengurai Kemacetan Hingga 50 Persen Petugas saat mensurvey proyek underpass dan melakukan tes percobaan jalan yang dibuka sementara selama 30 menit. Senin (10/9/2018). (FOTO Khadafi/TIMES Indonesia)

BIMATIMES, BADUNG – Proyek Underpass Simpang Tunggu Ngurah Rai yang berada di Kabupaten Badung,Bali, merupakan salah satu fasilitas yang  mendukung pelaksanaan event IMF-WB Annual Meeting di bulan Oktober tahun 2018 mendatang.

Proyek ini, telah rampung sejak 31 Agustus yang lalukl. Kendati telah usai, underpass yang panjang jalannya  912 meter dengan lebar 17 meter dan tinggi 5,2 meter ini belum dibuka secara resmi. Karena masih dilakukan survey dari hasil studi kelayakan (FS), yakni fungsi layaknya jalan serta menilai secara administrasi kelengkapannya fisik di lapangan dan bangunan.

Selain dilakukan survey, petugas dilapangan juga  melakukan tes percobaan jalan yang dibuka sementara selama 30 menit bagi pengendara sepeda motor dan mobil untuk mencoba underpass tersebut.

Underpass-Simpang-Tugu-Ngurah-Rai-3.jpg

"Kami melakukan kesiapan survey uji layak fungsi jalan ini yang nantinya akan diresmikan," ucap Rum Auliyanti selaku kepala seksi pembangunan dan jembatan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), Senin (10/9/2018).

Auliyanti juga menjelaskan bahwa sebenarnya target proyek Underpass ini, ditarget selesai pada tanggal 20 Oktober 2018 mendatang. Namun pada tanggal 31 Agustus ternyata telah rampung. 

"Selanjutnya kami menunggu tinggal menunggu SK, dari Dirjen Binamarga tentang SK uji laik fungsi yang akan turun. Untuk saat ini hanya survei dari sisi teknis administrasi dari foam satu sampai foam enam untuk kelayakan. Apakah bisa nanti dilaksanakan untuk dibuka untuk umum," ujarnya.

"Indikator kelayakan fungsi dari sisi konstruksi dan tentunya banyak lainnya. Jadi penilaian itu, ada dari fom satu sampai enam. Baik secara administrasi maupun teknis. Untuk kendala saat ini tidak ada," tambah Auliyanti.

Underpass-Simpang-Tugu-Ngurah-Rai.jpg

Menurut Auliyanti untuk peresmian underpass memang diharapkan pada bulan September ini. Namun, untuk waktunya masih tentatif. "Hari Rabu ini, akan ada upacara pemelaspasan. Harapan kami melakukan survey ini, merupakan dasar dari kelayakan fungsi jalan. Untuk peresmian yang masih tentatif belum bisa memastikan," ujarnya.

Sementara ditempat yang sama, Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail menyampaikan, saat ini underpass dibuka sementara bagi masyarakat  selama 30 menit untuk menguji layak jalan di underpass tersebut. Selain itu, menurut Rahmawaty dengan adanya underpass ini kemungkinan bisa mengurai kemacetan yang selama ini terjadi sekitar 50 persen.

"Seperti yang kita dengan tadi, kurang lebih 50 persen. Karena akan terurai kepadatan dan kemacetan yang selama ini terjadi dari sisi selatan maupun utara. Untuk tesnya (Jalan) selama 30 menit," ujarnya.(*)

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com